JAKARTA - Pihak kepolisian hingga saat ini masih memburu pengendali 33 WNA Tiongkok yang di duga sebagai korban trafficking itu. Diketahui pengendali 33 WN Tiongkok merupakan warga negara Indonesia.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah memburu orang yang menjadi pengendali 33 WN Tiongkok itu.

Pengendali itu merupakan orang yang menyandera KTP dan Paspor ke 33 WNA itu. "Kami sedang selidiki pengendalinya di sini. Identitasnya sudah kami ketahui, dia ini merupakan WNI. Dia yang jemput WNA di bandara, dia yang bawa ke rumah ini," ujarnya di Pasar Minggu, Jaksel, Kamis (7/5/2015).

Bahkan, terangnya, pihaknya pun tengah memburu jaringan penipuan WNA yang ada di Indonesia ini. 

"Sindikat jaringan ini sedang kami telusuri, khususnya yang ada di Jakarta. Ini jaringan besar soalnya, tidak hanya di sini kemungkinannya, tapi juga dari asal para WNA itu," paparnya.

Sejalan dengan Herry, Ketua RW 02 Asmawi menyatakan, sejatinya, penyewa rumah tersebut merupakan orang Tiongkok. Namun, penyewaan dilakukan dengan mengatasnamakan warga Indonesia.

Dalam kesehariannya, rumah nomor 44 itu memang selalu sepi oleh penghuni. Hampir tak pernah ada orang yang keluar masuk rumah tersebut, terlebih pada siang hari.

"Rumah ini punya Haji Anwar. Ini memang di sewa, tapi abis sewanya tanggal 20 Mei ini. Di sewa seharga 3.600 Dolar sebulannya. Tiap hari nih rumah sepi, mobil yang terparkir di halaman depannya juga hampir ga pernah saya liat," terangnya.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: