Memulai Bisnis Sampingan dengan Modal Minim

Anda ingin memulai bisnis sampingan tetapi tidak punya cukup uang? Apakah Anda seorang karyawan yang punya keinginan kuat untuk memulai bisnis? Apakah Anda bosan dengan pekerjaan Anda? Apakah Anda muak dengan atasan Anda? Apakah Anda ingin memulai bisnis tapi tidak ingin keluar dari pekerjaan Anda?
Jika Anda berada dalam salah satu situasi di atas, maka silahkan lanjut membaca artikel ini.
    “Kontrol nasib Anda atau orang lain yang akan melakukannya.” – Jack Welch
Kita tahu bahwa setiap manusia memiliki kelebihan masing-masing dan memiliki setidaknya satu ide yang kreatif. Kita telah melihat karyawan dengan ide-ide brilian dan rencana yang menakjubkan; tetapi mereka tidak tahu bagaimana memperoleh jaminan dalam pekerjaan mereka untuk mengejar karir entrepreneurship atau memulai bisnis mereka sendiri. Memulai usaha kecil dan mendapatkan penghasilan tambahan selalu menjadi impian banyak karyawan, tapi masalahnya hanya sedikit yang berani keluar dari pekerjaan mereka dan memulai bisnis.
Sekarang berdasarkan tantangan yang dihadapi oleh para karyawan dan para calon pengusaha, kami telah memutuskan untuk menguraikan panduan mudah langkah demi langkah untuk memulai kecil bisnis sampingan. Langkah-langkah ini adalah langkah-langkah tepat yang telah diambil oleh para pengusaha sukses dan miliarder yang telah memulai dan membangun bisnis besar. Jadi jika Anda siap untuk menjalani hidup sebagai entrepreneur dan memulai bisnis sampingan; maka di bawah ini terdapat tujuh langkah untuk memulainya.
1.      Mulai kembangkan pola pikir entrepreneurship Anda
Langkah pertama yang Sribu rekomendasikan untuk siapa pun yang ingin memulai bisnis sampingan adalah untuk mengembangkan pola pikir entrepreneurship. Alasannya adalah karena memulai bisnis membutuhkan jenis pola pikir khusus, yaitu pola pikir entrepreneurship.
Perlu diingat bahwa membangun bisnis akan membuat Anda berhenti dari pekerjaan biasa Anda, dan akan mengalami transisi sepenuhnya dari menjadi karyawan untuk menjadi seorang majikan. Jadi, siapkan mental untuk menghadapi tantangan bisnis yang pasti akan dihadapi. Memulai usaha kecil, baik paruh waktu atau penuh waktu memerlukan tanggung jawab atau akuntabilitas dan usaha keras untuk berhasil mencapainya. Anda harus mengembangkan keterampilan kewirausahaan yang diperlukan seperti kemampuan negosiasi, keterampilan komunikasi, keterampilan kepemimpinan, keterampilan penjualan dan sebagainya.
2.      Tulis perencanaan bisnis yang baik untuk ide bisnis Anda
Langkah selanjutnya untuk memulai bisnis sampingan adalah menulis sebuah perencanaan bisnis yang baik untuk ide bisnis brilian Anda. Jika Anda serius untuk memulai bisnis sampingan, maka perencanaan bisnis adalah suatu keharusan, karena itu akan menjadi faktor kunci untuk pertumbuhan masa depan bisnis Anda. Perencanaan bisnis harus berisi analisis mendalam tentang bagaimana Anda berniat memulai bisnis itu dan bagaimana Anda berniat untuk mengembangkan bisnis. Putuskan juga bagaimana Anda memposisikan bisnis tersebut.

3.      Carilah mitra bisnis yang ambisius dan berorientasi tujuan
Masalah menemukan mitra bisnis ketika memulai bisnis sampingan memang salah satu usaha taktis yang harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Beberapa pengusaha memiliki cerita yang baik untuk diceritakan sehubungan dengan kemitraan bisnis, namun tak sedikit yang memiliki cerita yang buruk. Sebelum memilih mitra bisnis, pastikan mitra bisnis yang prospektif bagi Anda untuk berbagi visi dan aspirasi. Dia harus memahami seluk-beluk rencana usaha dan harus bersedia ikut serta untuk menjamin kelangsungan hidup bisnis. Yang paling penting, kekuatan mitra bisnis Anda harus melengkapi kelemahan Anda. Satu aturan tepat dalam membentuk kemitraan bisnis adalah bersama-sama menandatangani perjanjian. Peraturan lain adalah untuk mempertimbangkan penggunaan badan hukum.
Jika Anda seorang pengusaha yang pekerja keras, Anda dapat memutuskan untuk melakukan semuanya sendirian, tetapi sehubungan dengan memulai bisnis sampingan; akan lebih baik untuk menemukan mitra bisnis dengan jadwal yang ditentukan untuk menutupi ketidakhadiran Anda di beberapa waktu. Bisnis paling sukses yang memulai semua dengan paruh waktu, hampir semua bergantung pada kemitraan. Contoh bisnis tersebut adalah Microsoft, Intel, Apple, Yahoo, Google, MySpace, Facebook, YouTube dan HP.
4.      Mulailah bisnis Anda dengan paruh waktu
Langkah keempat untuk memulai bisnis kecil adalah dengan memulai bisnis dengan paruh waktu. Kami menekankan hal ini karena sebagian besar karyawan memiliki mimpi untuk membangun bisnis tapi takut kehilangan pekerjaan utama mereka. Mereka terus merencanakan dan menunggu semua lampu menjadi hijau sebelum mereka memulai bisnis; tanpa mengetahui bahwa semua lampu tidak akan pernah hijau. Aturan yang baik di dunia entrepreneurship adalah mulai dengan apa yang Anda miliki dan pilihan Anda. Bahkan jika memiliki modal cukup, mulailah dengan apa yang Anda miliki. Setiap Anda dihantui dengan rasa takut untuk memulai usaha kecil, ingat bahwa Amazon, Apple dan Ford Motor dimulai dari garasi. Sedangkan Google, Yahoo, Dell dan Facebook dimulai di asrama.
5.      Jadwalkan waktu dan delegasi tugas ke mitra bisnis Anda
Langkah kelima untuk memulai bisnis paruh waktu adalah mengatur jadwal dan waktu. Apakah Anda akan menjalankan bisnis di malam hari setelah jam kerja atau pada akhir pekan? Anda benar-benar harus duduk dan memikirkan itu. Untuk kelangsungan bisnis, Anda harus mengalokasikan waktu untuk menjalankannya, dan tetap berpegang pada waktu itu. Mungkin kita tahu beberapa pengusaha sukses yang dapat terus maju dengan pekerjaan mereka sekaligus membangun bisnis mereka di malam hari. Yang dibutuhkan adalah tekad kuat pada diri Anda.
Jika Anda memiliki mitra bisnis, ini adalah saat di mana ia akan sangat berguna. Mendelegasikan beberapa tugas untuk mitra bisnis akan memberikan Anda kelonggaran dan membantu Anda menyusun strategi terhadap pertumbuhan bisnis. Pastikan bahwa tugas-tugas bisnis secara merata dibagi antara Anda dan mitra bisnis, dan masing-masing dari Anda harus bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
6.      Menetapkan benchmark atau target untuk keluar dari pekerjaan Anda
Setelah memulai bisnis sampingan ini, langkah berikutnya adalah untuk menetapkan target waktu untuk keluar dari pekerjaan Anda. Pasti Anda akan keluar dari pekerjaan Anda suatu hari nanti dan fokus dalam membangun bisnis. Anda dapat menetapkan target tanggal keluar berdasarkan pertumbuhan bisnis Anda, tingkat tertentu yang dicapai dalam bisnis atau benchmark lain yang Anda rasa cocok. Terlepas dari pilihan benchmark, pastikan Anda mengatur waktu untuk keluar dari pekerjaan dan untuk fokus pada bisnis.
7.      Teruslah berinvestasi dalam bisnis sampai memenuhi target
Membangun bisnis bukanlah urusan sehari, ini merupakan proses yang berkelanjutan. Supaya bisnis dapat bertahan, Anda harus menjaga investasi dengan baik. Salah satu karakteristik utama dari pengusaha sukses adalah gratifikasi yang tertunda. Ini adalah salah satu perbedaan besar antara karyawan dan entrepreneur. Sebagai seorang pengusaha, Anda harus belajar untuk hidup tanpa penghasilan dari bisnis sampai bisnis berkembang cukup besar. Hal ini disebut “bekerja secara gratis.”
Sebagai catatan akhir; ini adalah rencana aksi tujuh langkah untuk memulai bisnis sampingan. Sebelum mengakhiri, kami ingin Anda tahu bahwa membangun bisnis sambil tetap bertahan dengan pekerjaan adalah hal yang hampir tidak mungkin. Jadi kami mendorong Anda untuk mengambil langkah percaya diri dan mulai merencanakan semuanya hari ini. Dengan ide bisnis yang baik dan semangat kewirausahaan yang berdedikasi, kesuksesan akan menjadi milik Anda. Selamat mencoba!

Kesalahan Berikut Ketika Memulai Bisnis
Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, memulai bisnis baru adalah salah satu sasaran paling empuk yang dicari masyarakat di dunia. Tetapi, memulai bisnis baru tidak semudah membalikkan telapak tangan atau semudah menendang bola. Memulai bisnis baru sangatlah sulit. Anda harus mempersiapkan semuanya. Mulai dari produk/jasa apa yang ditawarkan, siapa yang akan membantu untuk bekerja sampai bisnis plan, agar bisnis tersebut tetap terarah setelah dibuka. Tapi, banyak sekali pengusaha-pengusaha yang melalukan kesalahan besar saat prosesnya. Tidak heran bahwa 80% perusahaan baru hanya bertahan dalam tiga tahun pertama. Inilah 5 kesalahan yang harus anda hindari saat ingin memulai suatu bisnis.
 1. Tidak memiliki alasan mengapa memulai bisnis
Saat ingin memulai bisnis, hal pertama yang harus anda miliki adalah apa alasan anda memulai bisnis tersebut? Mengapa anda ingin mengejarkan impian tersebut? Jika anda tidak memiliki jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda akan terhalang oleh alasan untuk tidak terus maju dan anda akan menyerah sebelum anda mencapai keberhasilan.
2. Mengasumsikan bank akan meminjamkan anda uang
Ini adalah salahsatu kesalahan terbesar. Lebih tepatnya adalah salah pemikiran. Jika anda berpikir, bahwa bank akan meminjamkan uang untuk memulai usaha anda itu salah. Bank adalah pilihan sulit untuk pinjaman uang. Mereka akan sangat enggan memberikan pinjaman karena tingkat keberhasilan bisnis baru sangat rendah. Biasanya, salahsatu caranya adalah dengan jaminan. Tetapi, jika anda tidak bisa mengembalikannya, maka jaminan tersebut akan menjadi milik bank. Jadi, daripada anda berasumsi bank akan meminjamkan uang, lebih baik anda menggunakan tabungan pribadi atau menjual beberapa asset.
 3. Mengasumsikan pelanggan akan datang dengan sendirinya
Ini adalah hal yang sangat salah. Banyak pengusaha baru yang melakukan hal ini. Padahal sebagai usaha baru, untuk sukses anda harus berusaha menjual produk/jasa anda. hal ini bisa ditanggulangi dengan menggunakan iklan, atau promosi secara besar-besaran.
Alasan pelanggan membeli suatu produk/jasa ada 2, yaitu menghindari rasa sakit dan untuk mendapatkan kesenangan. Jika Anda menemukan rasa sakit mereka dan dapat memperbaikinya, Anda akan mendapatkan bisnis mereka. Contohnya saja jika anda ingin memasuki bisnis perawatan kulit, anda dapat mensegmentasikan produk anda ke orang-orang dengan usia diatas 45 yang peduli dengan keriput. Ini adalah salahsatu usaha anda untuk menjual produk/jasa anda.
 4. Memulai bisnis tanpa ada strategi keluar yang jelas
Memang hal ini terdengar aneh. Tetapi, hal ini sangat penting untuk mencari tahu bagaimana cara anda membongkar perusahaan walaupun anda baru saja ingin memulai bisnis baru. Dengan cara ini, keputusan anda tentang pertumbuhan bisnis anda bisa saja menarik investor. Banyak pengusaha baru tidak berpikir tentang bagaimana mereka akan mengembalikan waktu dan uang mereka. Mereka hanya mencari segala sesuatu yang akan bekerja pada akhirnya. Tetapi jika Anda menganggap Anda akan dengan mudah dapat menjual bisnis Anda kapan pun Anda siap untuk melanjutkan, Anda salah. Hanya sekitar 10% dari bisnis yang disiapkan untuk penjualan benar-benar bisa dijual.
5. Tidak mendapatkan dukungan keluarga, teman dan pasangan
Hal ini sangat penting. Dukungan dari orang yang anda cintai sangat mempengaruhi psikologi anda maupun mempengaruhi kemajuan bisnis anda. Anda juga dapat mendapatkan pelanggan dari koneksi orang yang anda cintai. Memulai bisnis membutuhkan pola pikir all the time dan gaya hidup, setidaknya pada awalnya. Semakin banyak orang yang Anda cintai memahami hal ini, semakin besar kemungkinan Anda akan berhasil dan hubungan Anda akan tetap terjaga.
Di dalam website ini banyak sekali informasi yang sangat berharga untuk di pelajari, antara lain

Dan masih banyak lagi link link yang bermanfaat contohnya

DAN LAIN LAIN

Semoga link link di atas bermanfaat untuk kita bersama demi kemajuan ilmu yang kita tekuni.. amin
Wassalam





Axact

KAOS DAKWAH

KAOS DAKWAH adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Dakwah sampai bagaimana cara menjual Kaos Dakwah Online maupun offline, Silakan cari artikel di GHIRAH.COM..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini, Jika antum PRODUSEN KAOS DAKWAH ATAU DISTRO MAU KERJASAMA SILAKAN KONTAK NO TLP YANG ADA DI WEB GHIRAH.COM

Post A Comment:

0 comments: