Selain mengklaim berhasil menumbangkan sejumlah situsstrategis milik pemerintahan Israel, kelompok hacker Anonymous juga telah membocorkan 150 ribu nomor telepon, akun Facebook, Gmail dan Hotmail milik warga Israel ke dunia maya melalui laman Pastebin.

Tak hanya itu, situs resmi milik penyanyi kenamaan Israel, Shalom Hanoch, juga telah berhasil mereka retas. Situs populer ini telah di-deface (diubah laman mukanya) dengan tampilan berupa foto bendera kelompok milita muslim dan pesan singkat bertuliskan `AnonGhost`.

Menanggapi kondisi ini, pihak Shin Bet (badan intelijen Israel) dan National Cyber Defense Center dilaporkan tengah berusaha mengamankan jalur koneksi internet di wilayah mereka. Tidak djelaskan lebih lanjut apakah usaha ini telah berhasil mereka lakukan atau belum. 

Yang pasti, menurut yang dilansir laman The Hacker News, Rabu (8/4/2015), sejumlah situs strategis termasuk situs Knesset (parlemen Israel), situs bank nasional (Bank Jerusalem), situs pengadilan Israel, dan situs Kementerian Pendidikan Israel hingga kini masih tumbang.

Sebelumnya melalui YouTube, kelompok hacker Anonymous menebar ancaman kepada pemerintah Israel. Dalam video bertajuk 'Message to Israel' yang memiliki durasi kurang dari 3 menit itu, Anonymous menyatakan bahwa mereka saat ini tengah menyiapkan sebuah serangan cyber besar-besaran yang ditujukan untuk melemahkan pemerintah Israel. 

Serangan cyber tersebut mengusung kode sandi operasi 'Electronic Holocaust' dan dimulai pada tanggal 7 April 2015. Alasan serangan ini sendiri masih berkutat pada penindasan yang dilakukan pemerintah Israel kepada masyarakat Palestina.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: