Merdeka.com - Dua belas pelaku sindikat kejahatan cyber asal China berhasil diungkap kepolisian. Para pelaku terdiri dari sembilan warga negara China dan tiga warga negara Indonesia.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiono, awalnya polisi menerima laporan dari kepolisian China bahwa ratusan warganya telah menjadi korban penipuan. Setelah diselidiki, para pelaku menjalankan aksinya termasuk memakai alamat IP (Internet Protocol) address di Indonesia.

Atas penyelidikan pihak kepolisian China, Direskrimsus Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur menangkap pelaku di sebuah ruko wilayah Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/1) lalu.

"Mereka memakai bandwidth jaringan internet dengan menyewa ruko untuk menjalankan aksinya," kata Mujiono di Gedung Main Hall Polda Metro Jaya, Senin (1/2).Cyber Crime

Kata Mujiono, para pelaku sudah menjalankan aksinya lebih dari setahun dan berada di Indonesia. "Ada yang bertugas menelepon korban, mengatur alat IT, membagi uang dan menyediakan akomodasi. Dari bos sampai anak buah berhasil kami tangkap," katanya.

"Hasil keuntungannya yang sudah kami hitung sekitar 5 miliar rupiah. Modus yang mereka gunakan sebenarnya hampir sama dengan beberapa pelaku kejahatan cyber asal Tiongkok lainnya. Pelaku yang semuanya pria ini menghubungi melalui telepon dan internet korbannya di Tiongkok. Pelaku memeras dengan cara mewajibkan membayar 1.300.000 RMB atau setara 2,6 miliar," jelasnya.

Lanjutnya, korbannya dituduh terlibat kasus tertentu, seperti TPPU, penipuan, korupsi, sengketa perusahaan, sampai memenangi hadiah. Setelah uang sampai ke Indonesia, oleh salah sorang pelaku berinisal HK (35) uang itu dibagi-bagikan ke rekannya.

"Kita menyita 8 laptop, 52 telepon kabel, 11 kalkulator, 1 token BCA, 4 ATM Paspor BCA, 4 KTP palsu. Untuk pelaku dijerat pasal 28 Jo Pasal 34 UU No 1 Tahun 2008 tentang ITE atau pasal 378 KUHP jo pasal 55 tentang TPPU. Untuk pelaku WNI akan kami proses di Indonesia, sedangkan para WN Tiongkok akan dideportasi untuk diproses hukum di negaranya," pungkasnya.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: